Bantu Penerapan Prokes Covid-19, STIKES Bethesda Dorong Bangkitnya UMKM Coklat Gunkid

01 Januari 2021  |  oleh Admin
Bantu Penerapan Prokes Covid-19, STIKES Bethesda Dorong Bangkitnya UMKM Coklat Gunkid

Gerakkan melindungi masyarakat dari paparan covid-19,  secara berkelanjutan dilaksanakan  STIKES Bethesda  di berbagai lapisan masyarakat. Bukan hanya menyasar masyarakat di perkotaan, gerakkan yang diinisiasi STIKES Bethesda  juga menyentuh  masyarakat di  pelosok desa.  

Salah satu contoh di penghujung tahun 2020 tepatnya pada tanggal 16-22 Desember, STIKES Bethesda  menginisiasi gerakkan pencegahan covid-19  di dusun Gambiran, Desa Sambi Pitu, Kecamatan Patuk Gunungkidul.  Gerakkan pengabdian masyarakat ini menyasar kepada  kelompok tani dan pengolah coklat yang tergabung dalam UMKM  coklat Gunkid (Gunungkidul).

Selama pengabdian dilaksanakan beberapa dosen dan mahasiswa mendampingi kelompok UMKM coklat gunkid agar paham dan sadar untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19.  Materi pendampingan yang diberikan mulai dari tahap awal yaitu pemahaman tentang kegunaan alat kesehatan seperti thermogun, masker,  dan manfaat cuci tangan.  Dilaksanakan juga  demonstrasi penerapan prokes covid-19, mulai dari cuci tangan, penggunaan masker dan thermogun. Selain memberikan pendampingan, STIKES Bethesda juga memberikan beberapa bantuan berupa  thermogun, masker, alat cuci tangan, dan timbangan digital.

Orientasi yang dibangun dari kegiatan ini tidak sekedar bertujuan melindungi petani dan pengolah coklat dari paparan covid-19.  Tujuan lebih besar,  STIKES Bethesda  berkeinginan bisa membantu pelaku UMKM coklat  gunkid bangkit dari keterpurukan ekonomi.  Akibat covid-19 produksi  UMKM coklat gunkid di dusun Gambiran sempat mengalami surut.  Bahkan produksinya sempat terhenti pasca beberapa bulan covid-19 masuk ke Indonesia.

“Produksi UMKM coklat gunkid di Gambiran memang sempat surut. Bahkan, produksinya sempat terhenti akibat dampak covid-19. Sekarang ini mereka (petani dan pengolah coklat) sedang berusaha bangkit.  Kami berkeinginan dan sangat berharap, apa yang kami lakukan di Gambiran bisa membantu UMKM coklat gunkid bangkit dari keterpurukan akibat covid-19,” jelas  dosen STIKES Bethesda,  Enik Listyaningsih, SKM., MPH.

Coklat gunkid, dikatakan Enik Listaynaningsih, merupakan salah satu produk  menjanjikan dan punya peluang besar untuk dikembangkan.  Produk ini juga sudah banyak dikenal  oleh masyarakat luas. Tidak heran kalau kemudian banyak warga yang menggantungkan hidupnya sebagai anggota atau pelaku UMKM coklat gunkid. “Coklat gunkid ini sudah cukup terkenal. Produknya juga berkualitas, pemasarannya banyak melalui online. Banyak dikirim ke luar daerah.  Sangat tidak diinginkan tentunya  produksi coklat gunkid surut atau bahkan terhenti.  Melalui pengabdian masyarakat ini, kami berusaha  membantu pelaku UMKM agar bisa tetap bekerja  dengan aman dan produknya juga aman dari covid-19,” terangnya. (bas)