Merawat Keberagaman, Tegak Hadapi Tantangan Global

13 April 2026  |  oleh Admin
Merawat Keberagaman, Tegak Hadapi Tantangan Global

Stikesbethesda.ac.id—Sejak ditransformasi menjadi sekolah tinggi, STIKES Bethesda YAKKUM genap menginjakkan usianya yang ke-17 tahun pada 7 April 2026. Selama kurun waktu tersebut, banyak jejak dinamika positif dari peran dan fungsi STIKES Bethesda sebagai lembaga pendidikan. Linier dengan usianya yang makin matang, STIKES Bethesda berdiri kokoh di tengah pesatnya tingkat kompetisi pendidikan dan tuntutan dunia kerja terhadap kualitas lulusan. 

Perjalanan dan perjuangan panjang STIKES Bethesda hingga pada titik yang membanggakan saat ini, disyukuri segenap civitas akademika dengan menggelar perayaan peringatan Dies Natalies XVII pada Senin 13 April 2026 di Taman Budaya Yogyakarta. Perayaan diselenggarakan dengan mengusung tema, “Symphony of Seventeen : Harmonizing Dedication Empowering Healthcare”. Tema ini seolah menegaskan bahwa keberhasilan STIKES Bethesda menapakkan kaki pada setiap anak tangga yang lebih tinggi, salah satunya ditopang karena adanya keberagaman didalamnya. Keberagaman di STIKES Bethesda mampu dikelola menjadi pengikat untuk saling bersinergi menyelaraskan pengabdian memberdayakan layanan kesehatan. Semangat menjaga kebersamaan disertai integritas dan rasa tanggung jawab kepada institusi, bangsa dan negara menuntun STIKES Bethesda menjadi salah satu sekolah tinggi yang diunggulkan. 

Keberagaman di STIKES Bethesda merupakan sebuah keniscayaan. Sejak embrio STIKES Bethesda lahir di masa kolonial, lembaga pendidikan ini bertujuan membangun sumber daya kaum pribumi khususnya di bidang kesehatan. STIKES Bethesda telah menegaskan diri bukan milik satu golongan tapi milik seluruh anak negeri. 

Dalam perkembangannya, STIKES Bethesda mampu memposisikan diri pantas menjadi salah satu sekolah tinggi rujukan bagi semua anak bangsa yang ingin menuntut ilmu di kota pelajar Yogyakarta. Mutu dari sistem pendidikan yang diselenggarakan memberikan harapan besar bagi anak bangsa untuk meraih masa depan yang diimpikan.  

Tumbuh kembang STIKES Bethesda dari fase ke fase seolah tidak pernah mengalami jeda. Sedikit mengulik perkembangan STIKES Bethesda. Lembaga pendidikan ini pada tahun 1970-an masih berstatus SPK (Sekolah Pendidikan Keperawatan) setingkat dengan SMU. Kemudian pada tahun 1996 bertransformasi menjadi akademi keperawatan. Dan peda tahun 2009 bertransformasi lagi menjadi sekolah tinggi. Transformasi ini tentu tidak bisa dipahami hanya sekedar perubahan nama. Pasalnya, transformasi turut menentukan kredibilitas dan kapasitas institusi dalam persaingan global. Untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan dengan strata yang lebih tinggi diperlukan effort besar. Ada pahit getir perjuangan yang harus dilewati untuk bisa memenuhi sejumlah persyaratan dari pemerintah agar transformasi tersebut benar benar mencerminkan kualitas pendidikan yang lebih tinggi. Dengan kata lain keberhasilan melakukan transformasi merupakan bukti bahwa STIKES Bethesda mampu mensejajarkan diri dengan pesatnya tingkat persaingan global.

Menurut Ketua STIKES Bethesda, Nurlia Ikaningtyas, M. Kep. Ns, Ph.D, kolaborasi yang sehat di internal institusi menjadi kunci meraih keberhasilan yang diinginkan. Kebersamaan dan komitmen kuat untuk menjujung tinggi nama baik institusi telah membawa STIKES Bethesda selalu tegak dalam melewati setiap tantangan. “Kami bersyukur ada kebersamaan yang kuat di internal institusi, baik itu dosen karyawan maupun mahasiswa. Kolaborasi yang sehat ini bisa terbangun karena di dalamnya ada komitmen kuat menjaga integritas dan loyalitas untuk institusi,” jelas Nurlia Ikaningtyas.  

Apa yang sudah diraih STIKES Bethesda pada tahap sekarang ini pantas untuk diaperesiasi. Tetapi menurut Nurlia, upaya STIKES Bethesda untuk melangkah pada tahap yang lebih tinggi tidak akan berhenti. STIKES Bethesda dalam roadmap nya ke depan telah mencanangkan untuk bisa bertransformasi menjadi sebuah universitas. Sungguh pun untuk mewujudkannya memerlukan perjuangan yang sangat tidak mudah. (bas)