Produk Micereri Gagasan Mahasiswa STIKES Bethesda YAKKUM Lolos Pendanaan PKM

27 April 2024  |  oleh Admin
Produk Micereri Gagasan Mahasiswa STIKES Bethesda YAKKUM Lolos Pendanaan PKM

Ide  kreative empat mahasiswa  STIKES Bethesda YAKKUM, lolos mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)  tahun 2024 dari  Direktorat   Pembelajaran  dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek.  Gesika Yudha Christine, Seunike Narulita, Elisa Pernanda Sinaga, dan  Made Dimas  Jagad Dita,  dalam proposalnya menuangkan gagasan untuk memproduksi obat tradisional  pereda  nyeri  dari tanaman cengkeh.   Produk yang mereka gagas ini mereka labeli nama  “Micereri”   atau minyak cengkeh pereda nyeri.

Micereri  yang akan mereka produksi merupakan produk inovasi dari tanaman cengkeh untuk diolah menjadi sebuah obat tradisional yang aman digunakan  di berbagai kalangan usia.  Cengkeh dipilih sebagai bahan utama  karena tanaman ini mengandung senyawa eugenol yang berfungsi  meredakan rasa sakit atau nyeri.  Bunga dari tanaman cengkeh menjadi bahan utama sebagai bahan olahan micereri.  Diolah dari bahan yang mengandung eugenol,  micereri   nantinya dapat digunakan untuk mengurangi  rasa nyeri   pada tubuh.

Ada beberapa konsep pemikiran yang kemudian menjadi dasar munculnya ide dari mahasiswa STIKES Bethesda YAKKUM untuk memproduksi micereri.  Salah satunya bahan baku berupa cengkeh  relatif mudah didapatkan. Pengolahannya pun relatif cukup mudah.  Micereri juga diyakini  akan memberikan manfaat penting bagi para penggunanya, terutama untuk memberikan rasa nyaman dengan meredakan rasa sakit atau nyeri.

Dituturkan Gesika,  ide untuk memproduksi micereri merupakan sebuah upaya  dari dirinya dan ketiga temannya untuk mengambangkan ilmu dan kreativitas yang  bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.  Bagi dirinya dan teman-temannya,  program kegiatan iini  juga bermanfaat penting karena akan memberikan wawasan dan pengalaman  dalam hal kewirausahaan.  “Bagi kami selaku mahasiswa, program ini penting untuk menambah kreativitas terutama dalam hal kewirausahaan.  Produk micereri semoga bermanfaat dan diterima masyarakat, sehingga kelak produksinya bisa berkelanjutan,” terang Gesika.  (bas)