Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa/i STIKES Bethesda Yakkum Raih Beasiswa SDGs Dari Astra

19 Juli 2023  |  oleh Admin
Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa/i STIKES Bethesda Yakkum Raih Beasiswa SDGs Dari Astra

Program pengabdian masyarakat gagasan  lima mahasiswa/i  STIKES Bethesda Yakkum di wilayah Kelurahan  Mulo Kabupaten Gunungkidul,  mendapatkan  beasiswa Sustainable Development Goals (SDGs) Future Leader Convention  dari  yayasan Astra Honda Indonesia.  Beasiswa ini didapat melalui porses  seleksi yang dilaksanakan pada 17 Juli 2023  dengan peserta terdiri  dari  tim atau wakil  dari  berbagai perguruan tinggi di Indonesia.  

Tim  STIKES Bethesda  yang diwakili  Renaldi Surya Saputra (ketua tim), Widi Milkhendy, Valencia Farra, Dita Lestari dan Rika Kristianti, menjadi salah satu dari delapan tim yang program kegiatannya dinyatakan lolos seleksi untuk mendapatkan pendanaan dari Astra.  Gagasan yang dipresentasikan lima mahasiswa/i STIKES Bethesda  tersebut, dinilai laik mendapatkan pendanaan sebagai satu bentuk  kegiatan yang berorientasi pada program SDGs Future Leader Convention atau tujuan pembangunan bekelanjutan.

Tim STIKES Bethesda dalam presentasinya menggagas  program  kegiatan dengan tema “Membangun masyarakat sehat dan produktif untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menurunkan resiko stunting dan stroke.  Program pengabdian nantinya difokuskan pada dua persoalan tersebut, yakni penurunan resiko stunting dan penanganan terapi pasien pasca stroke dengan media hidroterapi (terapi air).  Untuk penurunan resiko stunting akan dilakukan sejak dini ketika anak masih dalam kandungan.   Program ini salah satunya akan memberikan pelatihan khususnya kepada kaum ibu hamil tentang bagaimana mengolah atau membuat makanan sehat dengan asupan gizi yang mendukung kesehatan  janin. Program kedua  memberikan pelatihan hidroterapi  dengan tujuan  mencegah terjadinya kecacatan kepada pasien pasca stroke.

Program pengabdian masyarakat ini  digagas karena  relevan dengan persoalan  yang dihadapi masyarakat  di desa Mulo.  Hasil penelusuran tim STIKES Bethesda di lapangan, kasus stunting dan stroke masih menjadi  ancaman kesehatan bagi masyarakat  Mulo.   Informasi dari  lurah desa Mulo menyebutkan dari  5 ribu penduduk Mulo  25 diantaranya menderita stunting.  Terdapat juga beberapa warga yang menderita  stroke.  Dosen pendamping Gian Lisuari  Adityasiwi, SST, Ftr. M. Fis, menjelaskan,  program  pencegahan stunting dan  penanganan pasien pasca stroke oleh mahasiswa/i STIKES Bethesda diharapkan dan diproyeksikan bisa meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Mulo. “Program ini digagas mahasiswa/i STIKES Bethesda  dengan tujuan membantu  masyarakat Mulo mengatasi masalah kesehatan, khususnya stunting dan  penanganan pasien pasca stroke,” jelas Gian Lisuari.  (bas)