Sidang Senat STIKES Bethesda Mewisuda 139 Sarjana Keperawatan

01 Oktober 2021  |  oleh Admin
Sidang Senat STIKES Bethesda Mewisuda 139 Sarjana Keperawatan

Ratusan sarjana keperawatan kembali dipersembahkan STIKES Bethesda Yakkum. Bertempat di Hotel Sahid Raya Yogyakarta Kamis 30 September 2021,  Sidang Senat STIKES Bethesda dipimpin Ketua Vivi Retno Intening, S. Kep., Ns., MAN,  menyelenggarakan wisuda bagi 139 sarjana keperawatan program reguler dan lintas jalur.   Dilaksanakan dengan menerapkan  protokol  COViD-19,  acara wisuda turut dihadiri secara daring oleh  Plt. Kepala LLDIKTI, Bhimo Widyo Andoko, SH, MH.  dan  Ketua YAKKUM   Pdt. Simon Julianto, S, Th. Msi.

Pada wisuda ini predikat   terbaik pertama untuk lulusan sarjana keperawatan dari program reguler diraih oleh Feliks Hendrikjayanto Laoli dengan IPK 3,95.  Terbaik kedua dan ketiga diraih oleh  Nadia Arvita Hermawati dengan IPK 3,93 dan Titan Iswardani dengan IPK 3,91.  Sementara lulusan terbaik pertama untuk progam sarjana keperawatan lintas jalur diraih Yuli Ristanti dengan IPK 3,90.  Menyandang predikat terbaik kedua dan ketiga adalah Veronica Septyanti Bolosan  dengan IPK 3,85 dan Stella Trifena Siahay dengan IPK 3,83.

Keberhasilan meluluskan sarjana keperawatan terbaru, menunjukkan konsistensi  STIKES Bethesda  dalam mencipta dan membangun SDM berkualitas di bidang kesehatan.  Ratusan sarjana keperawatan setiap tahunnya berhasil diciptakan STIKES Bethesda.  Pun di tengah hantaman pandemik COVID-19, STIKES Bethesda terus berkarya melahirkan lulusan keperawatan  yang siap mengabdi sebagai tenaga kesehatan.  Semangat juang  STIKES Bethesda terus menyala dalam upayanya menghadirkan  lulusan perawat berkualitas.

Kinerja dan karya STIKES Bethesda menjadi satu jawaban terhadap apa yang dibutuhkan bangsa ini, khususnya  dalam menyediakan tenaga kesehatan berkualitas.  Disampaikan Bhimo Widyo Andoko, bahwa  kehadiran dan peran tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan oleh bangsa dan negara.  Terlebih di era pandemik COVID-19.  Perawat atau tenaga kesehatan  memegang peranan penting dalam penanganan COVID-19.

“Jurusan keperawatan  masih  dibutuhkan khususnya sejak pandemik COVID-19  melanda Indonesia maupun secara  secara global. Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam upaya penanganan COVID-19.  Harapan kami  saudara—wisudwan/ti , red— bisa melanjutkan studi ke jenjang profesi,  untuk membekali diri  menjadi tenaga  profesi sebagai bentuk pengabdian kepada  bangsa dan negara.   Kami berharap saudara  dapat berkarya dan berkontribusi memberi sumbang sih kepada bangsa dan negara,” jelas Bhimo Widyo Andoko.  (bas)