STIKES Bethesda Berikan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Lansia di Pejaten Giriwungu Panggang

11 Mei 2021  |  oleh Admin
STIKES Bethesda Berikan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Lansia di Pejaten Giriwungu Panggang

Balai pedukuhan Pejaten desa Giri Wungu Kecamatan Panggang, pada 10 Mei 2021 lalu didatangi sejumlah lansia yang berasal dari warga sekitar.  Dengan tetap mematuhi  prokes Covid-19, para lansia berkumpul di pendopo balai  pedukuhan Pejaten.  Di pendopo tersebut ada pula beberapa dosen dan mahasiswa  STIKES Bethesda Yakkum yang  terlihat sibuk dengan  alat medis ditangannya.  

Kedatangan dosen dan mahasiswa STIKES Bethesda ini dalam rangka melaksanakan pengabdian masyarakat  berupa pelayananan pemeriksaan kesehatan atau medical check up gratis untuk para lansia di Pejaten.  Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bekerjasama dengan RS Bethesda Wonosari dan  Bank BRI  Yogyakarta.

Dibantu aparat desa setempat dan sejumlah anggota karang taruna  Giriwungu,   dosen dan mahasiswa  STIKES Bethesda  bersama perawat  RS Bethesda Wonosari memeriksa satu persatu setiap  lansia yang datang.  Kepada setiap lansia diberikan pula arahan pola hidup sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.  Jiwa peduli penuh kasih yang mengalir di nadi institusi STIKES Bethesda,   turut terbawa  melalui keramahan yang  diperlihatkan dosen dan mahasiswa baik saat pemeriksaan maupun saat memberikan arahan pola hidup.   Selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,  setiap lansia yang datang juga mendapatkan bantuan berupa paket sembako dan masker.

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan STIKES Bethesda ini, mendapat  apresiasi dari masyarakat dan aparat desa setempat.  Pengabdian masyarakat ini disambut dan dibuka oleh Lurah desa Giri Wungu, Tulus.  Pada kesempatan itu, Tulus menyampaikan terima kasihnya atas kerjasama STIKES Bethesda untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada lansia di Pejaten. Ia berharap kerjasama bisa terus dilanjutkan karena manfaatnya penting bagi masyarakat.  “Kami berterima kasih kerjasama seperti ini bisa dilaksanakan. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, apalagi  kami mengakui sebagian warga kami ada yang masuk dalam golongan kurang mampu.  Semoga kerjasama seperti ini akan terus berlanjut,”  terang Tulus. (bas)