STIKES Bethesda Yakkum Luluskan 147 Perawat, Terserap Sebagai Tenaga Kesehatan di Beberapa Rumah Sakit

22 Oktober 2022  |  oleh Admin
STIKES Bethesda Yakkum Luluskan 147 Perawat, Terserap Sebagai Tenaga Kesehatan di Beberapa Rumah Sakit

Sidang Senat STIKES Bethesda Yakkum  dipimpin Ketua Nurlia Ikaningtyas, Ph. D. NS. , pada 20 Oktober 2022 menyelenggarakan wisuda  untuk  lulusan ahli madya keperatawatan (D3)  dan sarjana  keperawatan.  Acara wisuda dilaksanakan di Hotel New Saphir diikuti oleh 50 winisuda ahli madya keperawatan dan  97 sarjana keperawatan dari program reguler dan lintas jalur.                                                                                                       

Sebagai momen penting menandai keberhasilan winisuda menyelesaikan program studi, prosesi wisuda turut dihadiri pejabat dari dinas dan instansi terkait.   Pejabat yang hadir diantaranya adalah Ketua LLDIKTI V Prof. drh. Aris Junaidi. Ph. D., Kabid  Sumber Daya Kesehatan  Dinkes DIY, M Agus  Priyanto, SKM, M. Kes, Sekretaris DPW PPNI DIY, Sri Arum Rejeki Wahyuni S. Kep. MAN, dan pengurus Yakkum  Chrishanantya Tri Wardana SE., M. Si.

Pada wisuda ini predikat lulusan terbaik  untuk program studi ahli madya keperawatan diraih oleh Berliana Shindy Palupi dengan IPK 3,89.  Berikutnya lulusan terbaik untuk program studi sarjana keperawatan dari program reguler diraih oleh Yohana Rambu Anarara Retang  dengan IPK 3,95 , dan dari program lintas jalur diraih oleh Kurniawan dengan IPK 3,92.

Keberhasilan STIKES Bethesda meluluskan tenaga perawat  selalu dibarengi dengan keberhasilan membangun kerjasama dengan berbagai rumah sakit terkait penyediaan lapangan kerja.   Melalui program rekrutmen  yang dilaksanakan dengan rumah sakit di berbagai kota,  70 persen winisuda telah terserap pangsa pasar sebagai tenaga kesehatan.  Sedangkan 30 persen winisuda akan kembali untuk mengabdikan diri di daerah asalnya.

Ditegaskan  oleh Ketua LLDIKTI V, Prof. drh. Aris Junaidi. Ph. D,  bahwa ke depan sebagai calon tenaga kesehatan  para winisuda turut menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional. Tugas dan tanggung jawab profesi perawat merupakan praktik yang terintegrasi dan berkelanjutan.  Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, dalam rangka mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia.  Untuk dipahami tenaga kesehatan menjadi  satu aspek penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan.  

“Salah satu aspek penting pembangunan kesehatan adalah tenaga kesehatan. Delapan puluh persen keberhasilan produk pembangunan bidang kesehatan, tergantung pada peran tenaga kesehatan  yang strategis dan  berkompeten,” terang  Aris Junaidi.

Tenaga kesehatan juga tidak hanya berperan dalam lingkungan fasilitas pelayananan kesehatan, tapi juga punya tanggung jawab lebih dalam membangun kesadaran publik terhadap bidang kesehatan. Tenaga kesehatan harus bisa berperan  sebagai komunikator, agent of change, leader dan manajer dalam bidang kesehatan.

Aris Junaidi  juga berpesan agar para winisuda kelak  mampu menerapkan keilmuannya dalam merawat pasien disertai dengan  rasa penuh tanggung jawab dan keikhlasan dalam melayani.  Sebagai calon tenaga kesehatan, para winisuda juga dituntut bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mempromosikan kebiasaan hidup sehat dan pencegahan penyakit kepada masyarakat. Melihat  pentingnya  peran tenaga kesehatan dalam pembangunan, Aris pun meyakini STIKES Bethesda dan alumninya ke depan akan mampu berperan secara maksimal sesuai visi misi  STIKES Bethesda  sebagai pusat pengembangan tenaga kesehatan yang berdaya saing global  dan berlandaskan kasih. (bas)